Installation – Plansys 2.0

I

Plansys 2.0 sederhananya memiliki behaviour yang mirip dengan WordPress. Plansys 2.0 di install di web server kemudian diakses melalui halaman development nya, yaa kalo di WordPress gampangannya halaman adminnya (/wp-admin) lah, cuman kalo di Plansys 2.0 “admin” bukan istilah yang tepat, lebih tepat. . ehmmm. . “Dewa”? hahaha, gitu deh. Karena memiliki behaviour yang mirip dengan WordPress, proses instalasi nya juga sederhana, hanya saja diperlukan wawasan terkait beberapa hal berikut :

  1. Web Server
  2. PHP
  3. Git
  4. User Permission

Baiklah, langsung saja. Melanjutkan artikel ku sebelumnya Plansys 2.0 – Overview, kini bakal ku jelasin cara instalasinya.

1. Download dulu, oi

Bagi yang paham git, sangat ku rekomendasikan downloadnya via Git Clone. Cukup jalankan syntax berikut melalui git bash di dalam folder web root

git clone https://github.com/kamz-kun/plansys2.0.git

Git akan men-download Plansys 2.0 langsung dan menyimpannya di dalam folder bernama “plansys2.0” (tanpa petik). Misal seperti pada gambar 1 di bawah ini, aku pake OS Windows 10, dengan webserver Internet Information Services dan web root ku berlokasi di “D:\plansys2\”

Gambar 1. Hasil download

Hal yang sama juga berlaku untuk webserver lain, baik pada Windows maupun Linux. Untuk yang biasa pakai apache di Windows bundling-an XAMPP, web root default nya berlokasi di C:\xampp\htdocs\. Plansys 2.0 harusnya di download ke dalam folder tersebut.

PENTING!! PASTIKAN TIDAK ADA FILE LAIN YANG SEJAJAR DENGAN “plansys 2.0” SEPERTI GAMBAR 1. KARENA PLANSYS 2.0 AKAN WRITE BEBERAPA FOLDER DAN FILE DI LOKASI YANG SEJAJAR DENGAN FOLDER “plansys 2.0” ITU SENDIRI (DIJELASKAN PADA GAMBAR 4)

Jika kesulitan men-download via git, Plansys 2.0 juga bisa di download dengan menekan tombol clone berwarna hijau di https://github.com/kamz-kun/plansys2.0 (lihat gambar 2)

Gambar 2. Halaman download (clone)

Yang akan ter-download adalah sebuah file archive (.zip), ekstrak saja isinya dan pindahkan ke folder web root seperti pada gambar 1

2. Yuks, Install

Setelah ter-download, rename folder “plansys2.0” tadi menjadi “plansys” (tanpa petik) saja. Lalu, buka browser dan tuliskan url folder “plansys” tadi misal

http://localhost/plansys

Sehingga tampilan di browser menjadi seperti gambar 3.

Gambar 3. Halaman konfirmasi instalasi

Dengan setting default XAMPP, url tersebut merepresentasikan lokasi folder Plansys di web root C:\xampp\htdocs\plansys.

Pada tahap ini, file-file Plansys 2.0 sudah terekstrak pada folder web root. Seharusnya akan ada file dan folder seperti pada gambar 4.

Gambar 4. Hasil ekstrak

Jika pada tahap ini browser tidak mengeluarkan tampilan seperti gambar 3, kemungkinan terbesar adalah user permission web server pada OS tidak memiliki hak untuk melakukan “write” folder dan file pada web root. PENTING!! PASTIKAN USER WEB SERVER MEMILIKI HAK UNTUK WRITE KE FOLDER WEB ROOT.

Pada OS Linux Ubuntu bagi pengguna pemula Plansys 2.0 aku rekomendasikan melakukan chmod 777 pada folder tempat plansys ter-download (satu level diatas folder plansys yang terdownload dari langkah 1). Misal lokasi Plansys 2.0 ada di /var/www/html/plansys. Maka jalankan syntax

chmod 777 /var/www/html/ -R

Klik saja link bertuliskan “Continue installation” pada browser (Gambar 3), harusnya Plansys 2.0 akan me-redirect ke halaman utama konfigurasi Plansys 2.0 seperti gambar 5

Gambar 5. Halaman awal konfigurasi Plansys 2.0

Yaa, udah sih. Harusnya cukup mudah bahkan sangat mudah jika sudah menguasai 4 poin yang kusebut di atas tadi. Untuk konfigurasi Plansys 2.0 bakal ku ceritain di post selanjutnya.

Thanks for reading ^^

About the author

Kamz-kun

Add comment

By Kamz-kun

About Author

Kamz-kun

Instagram

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .

Recent Posts

Archives