High Season Japan Trip – Prologue: Flight Ticket

H

Setelah dua bulan rencana perjalanan ini terinisiasi, udah saatnya kami melakukan eksekusi buang (baca: tuker) duit yang pertama. Tiket Penerbangan.

Sebelumnya kami udah sementara sepakat bakal terbang pakai Singapore Airlines (detailnya baca di artikel sebelumnya yaw, ato klik sini dah). NAMUN HARI INI, engga sih lebih tepatnya kemarin. Dapat kabar ada kenalan yang harus berangkat ke Jepang untuk pekerjaan dapat tiket 5juta untuk pulang pergi. Setelah ku gali infonya, ternyata dapat dari sebuah Travel Fair Cathay Pacific di Tunjungan Plaza Surabaya. Well, aku awalnya ga tertarik karena aku punya pengalaman buruk dengan Travel Fair. Tahun 2016 ketika aku hunting tiket untuk keberangkatanku ke Jepang yang pertama kali, aku mendatangi sebuah Travel Fair juga, saat itu yang menarik tiket Surabaya-Tokyo pulang pergi hanya 4.8juta dengan airlines bintang 5 Skytrax. Aku yang belum pernah backpacker-an pada saat itu tentu antusias dengan tawaran tersebut. Ternyata cukup banyak syarat yang cukup ribet untuk mendapatkan harga promo tersebut, seperti tanggal keberangkatan tidak bisa memilih, hanya dikasih perkiraan berangkat antara tanggal berapa sampai tanggal berapa, pembayaran yang harus menggunakan kartu kredit sponsor, dan ada maksimal berapa tiket yang dapat harga promo dengan satu kartu kredit. Well, itu cukup bikin down sih, pada intinya harga tiket semurah itu banyak syarat dan ketentuannya. Dari pengalaman itu, aku kepikiran dan selang beberapa jam, aku gali lagi info dari kenalanku itu, yang aku tanyakan, “Belinya pakai kartu kredit, atau cash?” ternyata dia jawab pakai cash. Aku jadi melihat sepertinya ada perbedaan dibandingkan dengan Travel Fair tahun 2016 itu. So today, i decided to give it a shot.

Ketika sampai di venue, keadaan yang terlihat tidak jauh berbeda dengan Travel Fair 2016 yang pernah kudatangi. Ada booth besar airlines layaknya sponsor utama, di event kali ini Cathay Pasific, ada banyak booth-booth kecil agensi travel sebagai penjual tiket, dan tentunya ada booth kartu kredit sponsor dan para sales nya berkeliaran. Tapi aku tetep positive thinking dulu. Aku random aja ke salah satu booth untuk first try. Penawaran terbaiknya adalah :

Berangkat (24 Maret 2020):
Surabaya 8:30 sampai Hongkong 14:25
transit 55 menit
Berangkat dari Hongkong 15:20 sampai Tokyo 20:25

Pulang (2 April 2020):
Tokyo 09:15 sampai Hongkong 13:10
transit 1 jam
Berangkat dari Hongkong 14:10 sampai Surabaya 18:00

Harga 6.4 juta

Mahal? yaa dibandingkan Singapore Airlines yang sedang kujadikan patokan sekarang, tentu ini lebih murah. TAPI, mana tiket harga 5jt yang ditemukan kenalanku itu? 3 booth aku tanya dan memberi penawaran jadwal keberangkatan yang sama dengan harga yang berbeda, bahkan ada salah satu yang memberi penawaran harga 10.5juta dengan alasan “karena tanggalnya high season“, dan tiket yang harganya 5juta tidak bisa didapatkan di tanggal yang aku pilih. Penawaran terbaik sekarang masih ada di 6.4juta. Tapi paling ga, aku tau kalo aku bisa dapet harga yang lebih murah daripada Singapore Airlines di Travel Fair ini, dan bisa beli langsung tanpa harus pakai kartu kredit.

Setelah berkeliling ada satu booth yang pegawainya cukup.. hmm.. “membantu(?)” jadi dia daripada cuman nanyain “kapan berangkat?” dia memberikan beberapa rekomendasi. Dengan jadwal yang sama dengan sebelumnya dia memberi harga lebih rendah sedikit, namun dia memberikan rekomendasi pulang nya dari bandara yang berbeda. Dari rekomendasi tersebut aku kepikiran, karena aku rencana 3 hari terakhir ada di Kyoto “Bisa ga kalo pulangnya dari Kansai?”. Ternyata booth ini membolehkan dan harganya lebih rendah lagi. Lalu aku request di keberangkatan transitnya yang lebih lama, sehingga sampai Tokyo di hari berikutnya (tanggal 25), ternyata opsi tersebut tersedia dan harganya lebih rendah lagi (OQ AQU MAQIN EXCITED).

Berangkat (24 Maret 2020):
Surabaya 8:30 sampai Hongkong 14:25
transit 9 jam 30 menit
Berangkat dari Hongkong 23:55 sampai Tokyo Haneda 04:55 (+1 hari)

Pulang (2 April 2020):
Kansai 10:00 sampai Hongkong 13:00
transit 1 jam
Berangkat dari Hongkong 14:10 sampai Surabaya 18:00

Harga 6.15 juta

Begitulah jadwal dan harga yang ditawarkan. SANGAT MENARIK!!!
1. Sampai di Tokyo pagi. Artinya ga rugi duit penginapan sama sekali
2. Transit di Hongkong lama. BISA KONGKOW DOELOE DI SANA
3. Ga perlu kembali ke Tokyo pas pulang
4. Pas pulang same day udah sampe Surabaya

Ga langsung aku YES in donk tapi. Aku tanya-tanya dulu di booth lain dengan jadwal yang sama. But ga ada yang memberikan harga lebih rendah dengan jadwal semenarik ini. Ga butuh waktu lama, aku kembali ke booth tadi dan yaa langsung dah eksekusi pembelian. Aku juga dapat goodie bag dari Cathay Pasific atas pembelianku ini.

Ga cuman itu, di Travel Fair hari ini Japan National Tourism Organization (JNTO) juga buka booth resmi. Mereka juga kasih suvenir dan panduan travel resmi terbitan mereka. Since gratis, ywda ku ambil laaah~

Panduan yang dikasih emang informatif sih, but somehow aku ngebacanya malah bingung, karena kebanyakan banget infonya, andaikan aku orang yang pertama kali ke Jepang, baca ini pasti malah bingung mau kemana aja karena terlalu banyaknya spot-spot yang menarik. Tapi, ada satu panduan yang bikin aku amazed. “Panduan Selamat Datang Bagi Pengunjung Muslim”.

Gambar 1. Panduan Menariq
Gambar 2. Konten Panduan Menariq

Buku ini menjelaskan banyak sekali hal spesifik tentang gimana muslim bisa dengan tenang jalan-jalan disana. Isinya simpel sih, jadi dia kasih list kota-kota yang biasanya dikunjungi untuk wisata, dan di setiap list kota itu, dikasih list tempat sholat, tempat makan halal dengan berbagai parameternya, dimana hotel yang muslim friendly. Detail sekali dengan gambar, website, alamat, bahkan jam buka. Informasinya di sampaikan secara rinci namun sederhana. Lebih dari itu, di halaman paling belakang masih ada lembaran untuk membantu muslim bertanya pada orang-orang sekitar.

Gambar 3. Lembaran Komunikasi

Ywdah sih, gitu aja. Pada akhirnya aku dapat pengalaman beli tiket pesawat di sebuah Travel Fair. Hingga artikel ini dibuat, kami sudah siap tiket untuk berangkat. Selanjutnya, harusnya aku nggacor terkait akomodasi.

Thanks for reading

About the author

Kamz-kun

Add comment

By Kamz-kun

About Author

Kamz-kun

Instagram

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .

Recent Posts

Archives